SUSUNAN PIMPINAN HARIAN BERSAMA ALUMNI DAN KADER PEMUDA MUHAMMADIYAH

SUSUNAN PIMPINAN HARIAN BERSAMA ALUMNI DAN KADER PEMUDA MUHAMMADIYAH
FOTO PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA MEDAN PERIODE 2010-2014

PERESMIAN SEKRETARIAT PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA MEDAN

PERESMIAN SEKRETARIAT PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA MEDAN
Diresmikan oleh Kakanda Anang Anas Azhar, S.Ag Wakil Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

Selasa, 13 April 2010

Menurut Al Quran Manusia Tidak Boleh Dicacatkan

Yogyakarta - Joni Gunanto, Direktur SIGAB (Sasana Intergrasi dan Advokasi Difable) sempat menyitir Ayat Al Quran Surat 95 ayat 4 yang menyatakan bahwa sesungguhnya Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. “Kalau kita masih mengatakan ada orang Cacat, berarti kita mengingkari Al Quran.” katanya. “Ayat itu tidak ada kecualinya, tidak ada diskriminasi, manusia tidak boleh dicacatkan, karena semua orang sesungguhnya normal” lanjutnya.
Namun sayang, umat Islam dalam pandangan Joni tidak banyak yang punya keberpihakan pada difable, bahkan hingga sekarang kebanyakan lembaga yang perduli dengan masalah difable adalah lembaga-lembaga non muslim. “Bagaimana nanti kalau ada agama lain mendekati dan kemudian ada yang berpindah keyakinan ?” katanya. “Nanti kami dengan mudah dikatakan tipis imannya” lanjutnya.
Padahal menurut Joni dalam Diskusi Publik : Menggugat Perspektif ‘Normalisme’ dan Keadilan bagi Difabel (Perspektif Kajian Agama) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis(08/04/2010) tersebut, yang terjadi sebenarnya bukanlah pengkafiran terhadap difabel, namun pengabaian umat Islam terhadap kaun difabel.
Lebih lanjut Master alumni Leeds University, Inggris ini menyatakan bahwa jangan dianggap yang dibutuhkan para difabel adalah santunan.
Diskusi ini diselenggarakan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah, Majelis Pendidikan Kader PWM DI Yogyakarta, Maarif Institute dan SIGAB (Sasana Intergrasi dan Advokasi Difable).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar